
Real Madrid mengumumkan pada hari Senin bahwa bek Prancis mereka Ferland Mendy telah berhasil menjalani operasi setelah menderita cedera pada otot femoralis kanan di kaki kanannya.
Cedera tersebut dialami bek sayap Madrid tersebut pada laga Real Madrid kontra RCD Espanyol di Liga Spanyol.
Menurut surat kabar Spanyol Marca, pemain internasional Prancis itu diperkirakan akan absen selama empat hingga lima bulan.
🚨 Mendy sedang mempertimbangkan untuk pensiun setelah prognosis serius yang dilaporkan oleh COPE. Dia menghadapi satu tahun di sela-sela. pic.twitter.com/954zo7l9Cn
— Ramón Alvarez de Mon (@Ramon_AlvarezMM) 7 Mei 2026
Real Madrid meyakinkan setelah operasi Mendy
Dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan di seluruh platformnya, klub Madrid tersebut mengonfirmasi bahwa operasi Ferland Mendy sukses di bawah pengawasan staf medis Real Madrid.
Pemain tersebut akan memulai program rehabilitasinya dalam beberapa hari mendatang saat ia bersiap untuk kembali ke kompetisi.
Laporan medis Mendy.
— Real Madrid CF (@realmadrid) 11 Mei 2026
Romano membantah rumor mengenai masa depan sang pemain
Sementara itu, jurnalis Italia Fabrizio Romano mengakhiri spekulasi terkait kemungkinan pensiunnya Ferland Mendy.
Ia menegaskan sang pemain sama sekali tidak mempertimbangkan untuk gantung sepatu, meski belakangan rumor beredar di Spanyol.
Bek asal Prancis berusia 30 tahun itu masih terikat kontrak dengan Real Madrid hingga musim panas 2028.
🚨 Ferland Mendy menjalani operasi yang sukses hari ini setelah cederanya baru-baru ini, Real Madrid mengonfirmasi. Dia TIDAK memikirkan untuk pensiun, meskipun ada laporan di Spanyol – sumber yang dekat dengan bek kiri mengonfirmasi. pic.twitter.com/43WzKfPBJt
— Fabrizio Romano (@FabrizioRomano) 11 Mei 2026
Real Madrid: Ferland Mendy mempertimbangkan pensiun
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
