
Maniema Union secara resmi mengumumkan pada Minggu, 3 Mei, penunjukan Lassina Koné, 58, sebagai pelatih kepala baru tim utama. Koné masuk menggantikan Papy Kimoto, yang pergi setelah mencapai hasil bersejarah bersama klub.
Saat play-off Linafoot mencapai klimaksnya, Maniema Union telah mengambil keputusan untuk mendatangkan Lassina Koné, yang dijuluki “Pereira”, sebagai pelatih kepala baru mereka.
Koné mengambil peran tersebut dengan tujuan yang jelas: melanjutkan kemajuan klub yang sedang berkembang pesat baik di kancah nasional maupun kontinental. Dia menggantikan pelatih Papy Kimoto, yang meninggalkan warisan yang tak terhapuskan. Di bawah kepemimpinannya, Maniema Union mencapai perempat final Piala Konfederasi CAF—sebuah pencapaian yang dicapai untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Baca juga: DR Kongo – Derby Lubumbashi antara Lupopo dan Mazembe akan dimainkan secara tertutup Selasa ini
Tantangan ke depan bagi Lassina Koné sangat besar, karena ia mengambil alih kepemimpinan tepat di tengah-tengah babak play-off, menghadapi tekanan hasil dan ambisi untuk memperebutkan posisi teratas. Ahli taktik Pantai Gading, yang berpengalaman dalam seluk-beluk sepak bola Afrika dan pernah bertugas di Africa Sports, ASFA Yennenga, Stade Malien, Panther FC, dan AS Kaloum, kini memiliki pengalaman hampir empat dekade untuk melayani Maniema Union.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
