
Klub Saudi Al Hilal telah memulai negosiasi dalam upaya untuk merekrut penyerang Senegal dari Everton, Iliman Ndiaye. Mantan pemain Olympique de Marseille ini menjadi salah satu target utama klub yang bermarkas di Riyadh tersebut, yang ingin lebih memperkuat skuadnya musim panas ini.
Dalam perburuan penyerang berkaliber tinggi, Al Hilal menaruh minat besar pada Iliman Ndiaye. Menurut laporan yang tersedia, pemain internasional Senegal itu dianggap sebagai Rencana B bagi pihak Saudi jika target utama mereka, Ousmane Dembele, terbukti tidak dapat tercapai.
Pembicaraan awal disebut sudah dimulai antara perwakilan pemain dan dewan Al Hilal. Kubu Ndiaye dilaporkan tetap terbuka untuk pindah ke Liga Pro Saudi, meski negosiasi masih dalam tahap yang sangat awal.
Setelah menyelesaikan penandatanganan Crysencio Summerville, Al Hilal bertujuan untuk melanjutkan upaya perekrutan ambisius mereka dengan menambahkan bintang penyerang lainnya. Oleh karena itu, Iliman Ndiaye muncul sebagai kandidat utama dalam daftar pendek klub.
Everton memegang kunci kesepakatan itu
Meskipun sang pemain tidak menentang transfer tersebut, hasil dari kepindahan tersebut pada akhirnya akan bergantung pada posisi Everton. Klub Inggris, yang mengandalkan penyerang Senegal mereka, akan mengambil keputusan akhir mengenai potensi tawaran dari Saudi.
Pembicaraan Transfer Terbuka Al Hilal untuk Mengamankan Penyerang Everton Iliman Ndiaye. Klub Liga Pro Saudi Al Hilal telah memulai diskusi mengenai potensi penandatanganan penyerang Everton Iliman Ndiaye. Meskipun negosiasi masih pada tahap awal, Al Hilal secara aktif berupaya untuk menambahkan… pic.twitter.com/UaYFKFj9KE
— SCORELINE (@THE_SCORELINE_X) 26 Juli 2026
Tiba di Everton dari Olympique de Marseille pada musim panas 2023, Iliman Ndiaye terus menarik perhatian karena keserbagunaannya dalam menyerang, kemampuannya bermain di berbagai posisi, dan potensi impresifnya untuk berkembang lebih jauh.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
